REVIEW
PRESENTASI BISNIS CREATION
By
Suwibatul Aslamiyah (U48)
Assalamualaikum gais..
Hari ini saya akan mereview
beberapa bisnis yang sudah dipresentasikan teman-teman di Kampus Umar Usman
pada tanggal 2 November kemarin bersama Mr. Ronny. Berikut beberapa bisnis dari
teman-teman yang akan saya review.
1.
Lauk Ketjhe (Tryas
Wardianningsih)
Bisnis ini bergerak dibidang
catering box yang di inisiasi oleh remaja berusia 19 tahun namun “Lauk Ketjhe”
sendiri sudah banyak dikenal dikalangan masyarakat khususnya bekasi dan
jabodetabek. Meskipun usia bisnis ini masih terbilang baru, namun lauk ketjhe
berhasil eksis di dunia catering karena selain brand nya yang nyentrik, lauk
ketjhe juga sering eksis di instagram Bekasi Food karena owner nya juga sering
endorse di akun-akun makanan di instagram.
Kelebihan :
-
Harganya
terjangkau sesuai kualitas
-
Rasanya
enak
-
Fast
respond
-
Pelayanan
ramah
-
Eksis
dibeberapa akun ig makanan
Kekurangan :
-
Target
pasar masih belum terlalu luas
-
Ongkir
relative mahal untuk daerah diluar bekasi (karena belum bisa antar orderan
sendiri)
-
Belum
bisa menerima orderan dengan kuantitas besar
Saran : untuk dian sebagai owner
dari Lauk Ketjhe sebaiknya segera merekrut sopir untuk bagian pengiriman supaya
para customer yang ingin memesan tapi terkendala di ongkir bisa tetep order di
Lauk Ketjhe.
2.
Sepatu Wanita “Dellina” (Ryan
Syaifullah)
Ryan sebagai owner dari brand
“Dellina” saat ini sedang menggeluti bisnis sepatu Formal dan Casual Wanita
yang dipasarkannya melalui marketplace Shopee dan Tokopedia. Berikut beberapa
kelebihan dan kekurangan bisnis ini menurut saya yang harus dibenahi dan
dipertahankan oleh Ryan sebagai owner.
Kelebihan :
-
Sepatu
yang dijual merupakan kebutuhan mutlak para wanita
-
Sudah
punya akun di beberapa marketplace untuk menjual sepatu wanita
-
Rating
toko di marketplace lumayan bagus
-
Ulasan
dari customer dimarketplace bagus
-
System
dropship sehingga meminimalisir kerugian
Kekurangan :
-
Belum
punya akun ig
-
Brand
belum terkenal
Saran : coba jualan di akun ig
dengan konsisten posting produk setiap hari dan belajar endorse yang terjangkau
supaya jumlah penjualan meningkat dan brand bisa dikenal netizen.
3.
Sagon Bakar Padang “Melati Snack”
(Erwinsyah Bahari)
Bisnis ini sudah jalan selama 4
tahun, focus di satu jenis produk jajanan khas daerah Padang yaitu Sagon Bakar.
Berikut beberapa kelebihan dan kekurangan bisnis ini.
Kelebihan :
-
Sudah
punya target pasar yang pasti
-
Sudah
punya pegawai
-
Omset
penjualan lumayan tinggi
-
Sudah
bermitra dengan para pedagang jajanan
Kekurangan :
-
Kurang
eksis di media sosial
-
Hpp
kurang detail
-
Belum
punya logo dan tagline yang fix
-
Packaging
kurang menarik
-
Proses
produksi manual
-
SDM
masih kurang
4.
Wedding Organizer “Kasih Rasa”
(Fadlus Silmi)
Fadlus saat ini sedang
menjalankan bisnis yang bergerak dibidang event planner khusus nya wedding
organizer dengan brand “Kasih Rasa” berikut beberapa kelebihan dan kekurangan
nya.
Kelebihan :
-
Sudah
ada website
-
Konsep
acara rapih dan detail
-
Rincian
biaya jelas
Kekurangan :
-
Promosi
di medsos (IG & Youtube) kurang
-
Belum
ada tagline brand
-
Testimony
masih belum terlalu banyak
Saran : sebaiknya segera merekrut
tim untuk vidiogrfer supaya a ada bahan untuk konten video youtube dan ig
senagai media promo dan testimony di media social.
5.
Gelang Jangkar “Aksmao” (Egy
& Roby)
Aksmao merupakan brand dari
fashion gelang unik yang terbuat dari benang jangkar dank ail, bisnis ini
dirintis oleh 2 orang anak muda mahasiswi Kampus Umar Usman Egy dan Roby.
Kelebihan :
-
Harga
tergolong murah dibandingkan brand lain yang juga menjual gelang yang sama
-
Kualitas
lumayan bagus
-
Tagline
kekinian
-
Target
pasar luas
Kekurangan :
-
Promosi
masih minim
-
Packaging
sederhana dan tidak terlalu menarik
-
Varian
warna dan motif gelang masih relative sedikit
Saran : lebih difokusin lagi
pemasarannya di IG dan promosinya lebih digencarin, untuk produk nya ditambah
lagi varian dan motifnya.
6.
Jam Tangan Wanita (Mita
Oktaviani)
Bisnis ini masih tergolong baru,
karena Mita baru memulainya belum sampai ada sebulan jika dihitung dari hari
ini, namun peminat akan jam tangan yang ditawarkan oleh Mita sangat luar biasa
peminatnya, belum sampai sebualan dia sudah meraup omset kurang lebih Rp
25.000.000 dari hasil jualan jam tangan yang lagi trend ini.
Kelebihan :
-
Produk
yang dijual kekinian
-
Fast
respond dan amanah
-
Nyetok
barang sendiri
Kekurangan :
-
Feeds
ig masih belum rapi
-
Promosi
masih kurang
-
Testimony
yang diposting masih sedikit
-
Jumlah
postingan di ig masih sedikit
-
Resolusi foto produk yang diposting rendah
Saran : lebih ditingkatkan lagi postingan nya di ig
dan promosinya juga, posting foto yang resolusinya tinggi supaya tidak buram
dan bisa menarik minat pembeli.



