Minggu, 30 September 2018

MATRIKULASI LAST WEEK DAY 12 - UU CAMP


Hari terakhir sekaligus penutupan matrikulasi batch 6 di bulan september ini memorinya susah dilupakan, karena ada something tak terduga yang sangat berkesan bagi kami semua. Seperti biasa kami dibangunkan untk sholat tahajjud bersama berlanjut sholat subuh dan tilawah bareng, kemudian langsung siap-siap sarapan yang telah disediakan panitia, dengan penuh semangat dan tanpa rasa curiga apapun kami menikmati hangat nya nasi goreng yang sudah mulai sejuk terkontaminasi dinginnya udara dipagi itu. Selesai sarapan kami langsung siap-siap mandi dan packing untuk persiapan pulang, saya sendiri enggan mandi karena air yang sangat dingin menusuk tulang, dipikirnya pulang dari camp pagi, jadi nyampe kos bisa istirahat penuh dan tidur pulas di tronton. Setelah semua siap kami pun bergegas ke lapangan untuk persiapan foto dan pulang tinggal nunggu mobil TNI AD menjemput eakk, maksudnya tronton. Tidak lama kemudian trontonpun datang menjemput kami, panitia menyuruh untuk menaruh semua barang bawaan kita jadi satu dimobil khusus, alasannya supaya kita tidak desak-desakan di mobil. Setelah semuanya naik tronton dan berjalan pulang kami semua masih belum menaruh sedikitpun kecurigaan kami masih havefun dimobil bercanda dan juga sebagian tidur sepanjang perjalanan pulang, begitupun dengan saya yang juga pulas tidur ditronton. Setelah mobil berjalan kearah luar jalan raya tiba-tiba mobil tronton yang kita tumpangi berhenti disebuah halaman masjid, sayapun masih belum menaruh kecurigaan apapun karena saya pikir kita berhenti dulu sebentar untu sholat dzuhur, namun ada yang mencurigakan ketika kita turun dari tronton, tiba-tiba fasil kami teriak-teriak memeriksa saku jaket dan celana mengintruksikan untuk tidak membawa barang-barang apapun tanpa terkecuali, dari situ mulai terbesit dipikiran bahwa kami akan di challenge. Usut punya usut ternyata memang benar kami dapat challenge gais J dan jreng jenggg.. ternyata challenge nya itu adalah, kita harus pulang dari bogor (tempat kita diturunin depan masjid) ke Jakarta tanpa sepeser uangpun, tanpa hp, tanpa apapun, semua aksesoris harus dilepas L satu tim yang awalnya 11 orang dipencar menjadi 3 kelompok jadi ada yang 4 orang dan ada yang 3 orang, kebetulan saya kena yang 3 orang, jadi saya dan 2 teman saya laki-laki yang menjadi patner saya dalam challenge aktu itu. Awalnya tim kami 48 mau kerjasama jadi satu tim namun karena biar kita punya kisah masing-masing jadinya kita mencar. Sampailah kita berjalan kearah kiri dari masjid jalan kaki sekitar 1 kilo meter sampai ditengah jalan kita nyari tumpangan apapun itu yang penting bisa sampai ke stasiun bogor, akhirnya ketemu truk dan kita semua naik truk tersebut bersama kelompok lain juga, namun truk tersebut hanya bisa mengantarkan kami sampai ke daerah pasar yang jaraknya sekitar 2 km dari tempat kami numpang,akhirnya kami memutuskan untuk jalan kaki lagi dan berhenti di mesjid untuk sholat dzuhur, selesai sholat dzuhur saya keluar mesjid dan ketemu dengan kelompok sebelah yang udah nego-nego bapak penjual es di depan mesjid buat jualin dagangannya. Nasib baik menghampiri mereka, ternyata ada bapak-bapak yang simpati dan ngasi uang ke mereka Rp 50.000 untuk ongkos pulang katanya. Melihat hal itu ingin rasanya join ikut mereka pulang tapi hati berkata lain “ingat, kamu punya tim yang harus berjuang bersama biar bisa pulang bareng, jangan egois” seketika sayapun terdasar dan melupakan kejadian barusan. Saya dan 2 orang teman sayapun melanjutkan perjalanan kearah stasiun tapi kita salah arah, jalannya kejauhan sehingga harus balik lagi kearah stasiun. Setelah jalan baberapa meter kita kembali mencari tumpangan supaya bisa sampai kestasiun karena masih belum ada uang untuk naik angkot, mau jualan pun kita jaraknya masih kejauhan dari stasiun bogor takutnya kelamaan dijalan, akhirnya kita memutuskan untuk nyari tumpangan sampai kea rah stasiun, dan barulah kalo uda deket-deket stasiun niat kita mau jualan. Tidak lama kemudian ada truk yang ngasi kita tumpangan lagi, lumayan meskipun ga sampe stasiun tapi setidaknya membantu kami untk lebih dekat ke stasiun. 


Turun dari truk kedua kami pun kembali menyusuri jalanan dengan panas terik matahari yang begitu terik sambil menoleh kebelakan barangkali ada truk-truk lain yang mau memberikan tumpangan dan Alhamdulillah ternyata ada mobil pick up yang mau ngasi kami tumpangan, berhubung teman ditim saya ada yang sakit akhirnya dia duduk didepan bersama teman saya yang satunya, entah apa yang mereka bicarakan selama perjalanan saya dan teman-teman yang lain hanya bisa berfikir untuk atur strategi bagaimana caranya supaya bisa beli tiket kereta untuk pulang ke Jakarta. Sampailah kami disuatu tempat yang entah dimana itu akhirnya kami turun, dan maha baik Allah yang senantiasa membantu hambanya yang sedang dalam kesulitan, ternyata bapak supir pick up tadi member kami uang sebesar Rp 50.000 ya Allah senengnya kami, jadi punya modal untuk jualan hehee. Perjalanan ke stasiun bogor masih sangat jauh dari tempat kami turun tadi, akhirnya kami memutuskan untuk cari tumpangan lagi setelah berjalan beberapa meter akhirnya ada truk yang memberikan kami tumpangan, ini merupakan truk terakhir yang kami naiki sebelum sampai ke stasiun bogor, barulah kami turun disuatu jalan yang jaraknya sudah mulai lumayan dekat dengan stasiun bogor, akhirnya kami memutuskan untuk jualan dengan modal uang tadi kami membeli 10 aqua gelas seharga Rp 5.000 dan akhirnya kami jual dengan harga seikhlasnya yang penting dapat uang untuk beli tiket kereta. Alhamdulillah 10 gelas air mineral pertama kami laku terjual dan akhirnya kami beli lagi Rp 7.000 (14 pcs) dan dapet bonus 2 gelas lagi yang akhirnya kami berpencar untuk menjualnya, Alhamdulillah sekitar jam 2 kurang jualan kami habis, dan profitnya lumayan lebih dari cukup untuk beli tiket kereta, akhirnya kami langsung ke stasiun beli tiket kereta untuk pulang. 


Turun dari kereta di stasiun Ps. Minggu kami ketemu kelompok lain yang ngajak join buat nyater kopaja dari stasiun ke kampus dengan uang sisa kembalian dari tiket kereta akhirnya kami sampai dikos sektar jam 15.30 dalam keadaan selamat, sehat wal’afiat dan pastinya hati senang karena berhasil ngejalanin challenge walaupun datang nya tidak tepat waktu. Tapi bagi saya pribadi moment ini sangat berkesan dan tidak akan terlupakan..
Terimakasih Kampus Umar Usman, fasil-fasil, tim manajemen dan teman-teman semua yang sudah mau berproses bersama, kalian semua luar biasa.. I love you gais J sampai ketemu di challenge berikutnya !!!

MATRIKULASI LASTWEEK DAY 11 - UU CAMP


Dihari kedua camp ini ada banyak kegiatan seru yang telah panitia siapkan untuk kami semua, seperti biasa setelah mengawali hari dengan sholat subuh berjamaah, tilawah bersama dan sholat dhuha kita semua sarapan untuk mengisi energy supaya kuat beraktivitas seharian, untuk pemanasan sebelum kegiatan outbond dimulai kita semua senam bersama yang dipandu oleh Mr.Inno hehee tau dong pastinya sama mr. satu ini yang super lucu langsung dah auto ketawa. Stelah senam super lucu kelar kita semua kembali dengan kelompok masing-masing untuk kegiatan outbond, ada 6 game dalam outbond kali ini semuanya dilakukan berdasarkan urutan tim, kebetulan kelompok saya 48 kebagian game diposko 2 terlebih dahulu, yaitu game Estafet Air dimana semua anggota kelompok berbaris dan ketua kelompok yang ada dipaling depan melempar air kearah belakang satu persatu harus sampai ke orang paling ujung. Game ini seru banget namun sayangnya kelompok kami gagal. Beberapa pelajaran yang bisa diambil hkmahnya dari game ini yaitu kesabaran, kekompakandan kerjasama tim, serta keberanian mengambil resiko. Lanjut pada posko 3 yaitu game tiup bola dalam gelas yang berisi air, dalam game ini kita juga belajar mengenai kecepatan, kesabaran dan kekompakan dalam tim serta support satu sama lain sangat diperlukan. Berikutnya di posko 4 ada game strategi langkah dimana ada 4 kotak garis yang diisi ikhwan dan 4 kotak garis yang diisi akhwat. Untuk ikhan yg berada di paling ujung harus pindah ke tempat akhwat di paling ujung juga strategi yang matang harus diatur dalam game ini supaya berhasil. Selanjutnya diposko 5 ada game estafet tepung, dimana kita harus mengumpulkan tepung sebanyak banyaknya dengan cara mengambilnya di ember paing depan yang telah disediakan menggunakan sendok dan menuangkan nya ke sendok teman yang ada dibelakang kita, pelajaran yang bisa diambil dalam game ini yaitu lagi-lagi kesabaran, kegigihan, ketelatenan dan kekompakan tim yang harus dijaga. Diposko terakhir yaitu posko 6 ada game mengumpulkan air dalam satu bak penuh menggunakan media yang melekat pada tubuh kita seperti sepatu, kaos dsb. Setelah air dalam bak penuh maka para ikhwan diwajibkan mengangkat bak yang berisi air tersebut menggunakan kedua kaki nya dalam waktu sekian detik tanpa tumpah. Pelajaran yang bisa diambil dari game ini yaitu kerja keras, kekompakan tim, kecepatan dan focus pada tuuan kita.
Acara outbond selesai, berlanjut di challenge berikutnya yaitu Challenge Angkatan, dimana kita seluruh anggota angkatan Kampus Umar Usman Batch 6 harus mengemban sebuah amanah yang divisualisasikan dengan media berupa satu butir telur, yang mana sebutir telur tersebut harus diturunkan dari villa paling atas ke gazebo di ujung paling bawah, bagaimana caranya 186 orang mahasiswa harus bekerjasama menyatukan fikiran untuk sebuah amanah ini, kita hanya diberi waktu 30 menit untuk mendiskusikan gimana caranya telur itu bisa sampai bawah diterima oleh Presma Kampus Umar Usman Batch 6 Boss Akhsan dalam keadaan utuh hanya dengan media koran. Perang argumenpun terjadi antar anggota ada yang maunya begini ada yang maunya begitu namun dengan penuh keyakinan akhirnya kita semua sepakat dengan satu cara yang langsung di eksekusi, suasanapun tegang dan mencekam khawatir telurnya jatuh dan pecah ditengah jalan, pada moment itupun saya kebetulan berada ditangga kedua villa paling atas yg curam, gemetar rasanya pas telur nyampe dikoran yang saya pegang tiba-tiba berhenti namun lagi-lagi dengan penuh rasa yakin akhirnya telur itupun berhasil menggelinding kebawah dengan penuh liku dan akhirnya sampailah diujung dan diterima oleh Presma Kampus Umar Usman engan keadaan utuh, yeayyy terharu campur senang gak nyangka bisa sampai bawah dalam keadaan utuh, salut untuk kalian semua J
Lanjut ke malam puncak yang diisi dengan perform terbaik tiap kelompok, kebetulan kelompok saya menampilkan perform khas daerah Palembang berupa pantun Gayung Bersambut, hihii ini lucu banget jika di lihat lagi vidionya. Sampailah ke akhir acara yaitu perundingan nama angkatan batch 6 yang telah di resmikan dan disepakati bersama yaitu “Sodix” alias Solodarity of Six yang nantinya akan menjadi sebutan khusus untuk angkatan batch 6.
Bersambung di tulisan selanjutnya, yang paling berkesan next..

MATRIKULASI LAST WEEK DAY 10 - UU CAMP




Minggu ini merupakan minggu terakhir matrikulasi di Kampus Bisnis Umar Usman, tentunya matrikulasi minggu terakhir ini berbeda dengan minggu sebelumnya, karena ada agenda Camping yang berlokasi di Kampung Awan, Megamendung – Bogor. Kali ini aku mau cerita share pengalaman sekaligus ngeresume selama camp bareng teman-teman. Seperti biasa perlengkapan buat camping sudah ready dipersiapkan malam harinya sebelum keberangkatan, namun ada beberapa yang tidak sempat kebeli karena satu dan lain hal yaitu Snack / Cemilan untuk mengganjal lapar, niatnya mau beli pagi sebelum berangkat tapi ternyata adaa aja yang menyebabkan ga sempet beli. Pagi itu sebenernya aku bangun dan mandi paling aal Cuma karena mata tidak kat lagi akhirnya merem bentar abis subuh, eh kebablasan teteuu. Jam 06.00 aku masih dikos belum berangkat bersama kedua orang teman kos Zia dan Azka, namanya juga cewe riweuh banget dah dikos teriak-teriak jaket mana, telur dimana, trash bag siapa yang bawa, kunci kos dimana L semua pada gupuh gak karuan terutama Zia yang panic banget, temen-temen kelompok pada ngechat dan telpon tapi takut yang mau ngankat, sampailah lari-lari ditengah jalan eh Zia jaketnya ketinggalan, akhirnya balik lagi tapi ditengah jalan gak jadi balik karena ternyata jaketnya udah di masukin tas udah gupuh banget dah pokonya sampe-sampe kunci kos yang aku pegang satu-satunya yang aku punya kesenggol Azka masuk dalam got euuh. Ribet dilema mau ambil kunci apa engga langsung deh mutusin lari lagi lanjutin perjalanan ke kampus tapi lagi-lagi Zia asmanya kambuh jadinya kita gabisa jalan cepet padahal jam uda menunjukkan jam 06.08 yang lain udah pada stay di mobil, kita masih dijalan buat nenangin Zia. Akhirnya nyampe kampus langsung naik ke mobil tronton yang sudah disiapkan perkelompok, lega rasanya gak ditinggal J
Perjalanan menuju tempat camp sekitar 2 jam dari kampus, sampai dilokasi langsung cekrek foto-foto buat mengabadikan moment gupuh ini wkwk.
Menuju ketenda masing-masing kita langsung kumpul kelompok buat masak makan siang dilanjutkan dengan sholat dzuhur dan materi Dream Book, dalam materi Dream Book ini kita diwajibkan untuk mengekspresikan mimpi-mimpi yang kita inginkan dalam sebuah media berupa gambar, foto dan tulisan supaya nantinya kita bisa mensugesti diri sendiri dengan impian-impian yang kita tulis untuk segera mewujudkannya. Harapannya dengan Dream Book ini kita bisa lebih semangat dan kerja keras lagi untuk mengejar impian-impian kita menjadi kenyataan.
Malam harinya kegiatan berlanjut dengan acara makan malam bersama setelah sholat maghrib dan dilanjutkan dengan game seru “E-Business” dimana kita dibagi menjadi beberapa kelompok untuk membangun suatu usaha dengan patner yang telah kita pilih, kebetulan saat itu saya gabung di tim bisnis Salon dengan jumlah anggota 12 orang, game ini sangat seru, kocak parah semuanya pada panic karena gagal dapat peluang, nunggak bayar karyawan 3 bulan, kena denda dan parah nya lagi giliran kita sudah bangkit dapat orderan dengan profit yang sangat lumayan eh tiba-tiba gempa bumi sehingga asset bisnis yang kita punya semuanya raib tak tersisa karena kita tidak mengasuransikan satupun asset kita dan juga tidak ada tabungan huhuu sedih L banyak pelajaran yang kita ambil dari game ini, diantaranya yaitu :
1.      Sebelum mulai mengoperasikan bisnis, sebaiknya kita menyusun bisnis plan dan bagi tugas dengan patner kita supaya semuanya bisa focus dengan tugas masing-masing.
2.      Asuransi itu penting, karena kita tidak tahu kapan bencana datang.
3.      Sisihkan sebagian penghasilan bisnis kita untuk ditabung.
4.      Untuk pemula jangan terlalu nyetok banyak barang, sesuaikan dulu dengan budget kita.
5.      Kerjasama sama dan kekompakan dalam tim itu penting.
Itulah beberapa pelajaran yang didapat dari game e-business.
Lanjut ke acara selanjutnya yaitu, Muslimah Make Over. Dalam acara ini kita diajarkan bagaimana caranya bermake up syar’i ala muslimah, berpenampilan sesuai ajaran syariat islam. Dari materi ini ada beberapa hal yang sangat penting diketahui oleh para muslimah dalam hal berpenampilan, salah satunya yaitu :
1.      Berpakaian yang santun sesuai ajaran islam
2.      Make up seperlunya, tidak berlebihan dan tidak mencolok
3.      Menjaga aroma tubuh supaya tidak mengganggu orang lain
4.      Menggunakan kosmetik yang tidak membahayakan kesehatan
5.      Ganti kaos kaki dan ciput setiap hari supaya tidak menimbulkan bakteri yang menyebabkan bau.
Itulah rangkaian beberapa kegiatan di hari pertama UU Camp matrikulasi minggu terakhir Kampus Umar Usman.

Sabtu, 22 September 2018

Matrikulasi Pekan 3 Day 9


MATRIKULASI PEKAN KETIGA HARI KETIGA
            Pada matrikulasi dihari terakhir pecan ketiga ini Kampus Umar Usman kedatangan pembicara yang sangat special, beliau adalah seorang pengusaha, pengajar dan juga penulis buku, lebih dari 50 buku yang sudah beliau terbitkan salah satunya yang Best Seller adalah buku yang berjudul “Beginilah Rasulullah Berbisnis” adalah Ustadz Hepi Andi Bastoni, yang sudah berpengalaman didunia bisnis dan menuis. Beliau menyampaikan materi tentang Mengubah Paradigma Tentang Harta.
Beliau menjelaskan mengapa kita harus kaya ? jawabannya adalah karena harta merupakan tulang punggung kehidupan, peredaran uang menjadi salah satu indikasi keshalihan masyarakat, banyak perintah syariat yang hanya bisa dilaksanakan jika ada uang, harta menentukan tingkat strata seseorang dan harta bisa menyebabkan kebahagiaan.
            Menurut beliau ada beberapa hal yang bisa membuat sesorang bahagia, yaitu :
1.      Pasangan yang sholeh dan sholehah
2.      Tempat tinggal yang luas (punya 6 kamar)
3.      Tetangga yang shalih
4.      Kendaraan yang nyaman
Satu hal yang beliau selalu ingatkan untuk dijadikan pedoman dalam proses berbisnis yaitu “Tancapkan titik kesuksesan diusia 40 tahun” jadi kita pada usia 40 tahun harus tiba pada titik kesuksesan.
Menurut beliau, apapun profesi kita, milikilah jiwa enterpreneurship, orang-orang yang memiliki jiwa entrepreneurship cenderung lebih kreatif dan inovatif. Jika kita bingung dalam memulai bisnis maka mulailah dari yang kecil, mulailah dari apa-apa yang kita kuasai, mulailah dari hobi kita sendiri. Saat ini bisnis yang sedang happening dan punya peluang tinggi yaitu bisnis fashion, travel, halal food, keuangan syariah dan pendidikan.
Ada beberapa etika bisnis yang harus diketahui dan dimiliki oleh seorang pengusaha, yaitu :
1.      Punya pengetahuan tentang jual beli
-          Mudharabah
-          Musyarakah
-          Ijarah
2.      Jujur dan amanah
3.      Rapi dalam administrasi
4.      Berbisnis yang halal
5.      Rajin silaturrahmi
6.      Banyak istighfar, sedekah dan berdoa
Itulah pemaparan yang bisa saya simpulkan dari matrikulasi pekan ketiga dihari ke Sembilan ini yang diisi oleh ustadz Hepi Andi Bastoni. Semoga ilmu yang disampaikan beliau bermanfaat untuk kita semua, Aamiin.

Matrikulasi Pekan 3 Day 8



            Pada matrikulasi pekan ketiga dihari kedua ini Kampus Bisnis Umar Usman kedatangan pengusaha muda yang sudah lama malang melintang di dunia start up, adalah Andreas Senjaya sosok pemuda inspiratif yang merupakan pencipta aplikasi amalan harian umat muslim yaitu “yawme” dan “teman bisnis” beliau juga merupakan founder “I Grow” sabuah aplikasi untuk membantu memudahkan para pemilik tanah kosong untuk dikelola dan ditanami berbagai macam tanaman yang juga menghubungkan langsung para petani dan konsumen besar. Beliau juga mengajarkan kita sebagai generasi muda penerus bangsa untuk tidak berlama-lama ada di zona nyaman, menurut beliau selagi kita masih muda banyak-banyak lah mencoba hal baru yang belum pernah kita ketahui sebelumnya dan jadikanlah pengalaman kita sebagai guru terbesar untuk kemudian menjadi bekal kita dimasa yang akan datang dalam berbisnis. Pemuda merupakan pelopor terobosan jadi jangan pernah takut gagal dalam berbisnis, mulailah dari hal terkecil apa yang bisa kita lakukan, bergurulah kepada orang-orang yang memeng sudah expert dibidang nya, gali ilmu mereka sampai keakar-akar nya supaya kita juga bisa menjadi pemuda yang hebat yang bisa berkontribusi untuk bangsa dan Negara.
            Pada sesi kedua matrikulasi, Kampus Umar Usman juga mengundang seorang perempuan tangguh yang tidak kalah inspiratif, beliau adalah Tri Widayanti, seorang wanita pekerja keras yang sudah banyak berpengalaman di dunia bisnis online, beliau mulai berbisnis jualan online sejak duduk dibangku kuliah , dengan menjadi seorang reseller beliau berhasil menjual berbagai macam produk ribuan pcs yang hanya dijual secara online. Menurut beliau alam berbisnis, apa yang kita jual harus kita sukai sehingga kita bisa dengan mudah memahami seluk beluk produk yang kita jual.
Ada beberapa prinsip yang menurut beliau penting diketahui oleh pera pemuda yang akan menggeluti dunia bisnis, yaitu :
1.      Pasang target omset sedari awal
2.      Hanya jual produk yang dibutuhkan
3.      Wajib menguasai teknik jualan
Dan untuk bagi para pebisnis online, ada beberapa rahasia penting di medsos yaitu :
1.      Sharing first, selling then
2.      Content is key
3.      Ratio 80:20
4.      Kuasai konten sharing
5.      Kuasai content selling
Hal yang selalu beliau ingat kan kepada para pebisnis online dalam berjualan yaitu “sharing-sharing dahulu baru selling-selling”.
Itulah ringkasan ilmu yang saya peroleh dari dua orang pembicara luar biasa pada matrikulasi pecan ketiga di hari kedua ini, semoga ilmu yang telah beliau-beliau berikan bisa bermanfaat untuk kita semua, Aamiin.

Matrikulasi Pekan 3 Day 7


17 September 2018 merupakan pekan ketiga matrikulasi di Kampus Umar Usman, pembicara matrikulasi pada hari itu sangat special karena mereka merupakan alumni dari Kampus Umar Usman batch sebelumnya. Ada Mr. Wan yang merupakan owner bisnis aksesoris dan fashion yang berbahan kulit, Mr. Sujat yang merupakan salah seorang pakar SEO, Mr. Andrian owner dari @mdmdesain_official, Mr. CM seorang digital advertising, Miss Debby owner @trendshion dan Miss Ve yang merupakan founder dari Oemar Event Planner. Banyak pelajaran yang didapat dari para alumni tersebut, sharing ilmu yang dapat memotivasi saya untuk membangun bisnis dari nol. Berikut pemaparan singkat yang saya dapatkan dari para alumni yang menjadi pembicara di matrikulasi pecan ketiga ini :
            Yang pertama ada Mr. Wan a.k.a Indra Gunawan S.E.,Msi.AP beliau merupakan eorang dosen di Universitas Dr.Moestopo yang merintis wirausaha bisnis dibidang fashion dan aksesoris yang berbahan dasar kulit mulai dari jaket kulit, tas semi kulit, aksesoris kulit dll. Menurut beliau dalam berbisnis hal penting yang harus diperhatikan selain kualitas adalah Brand Image karena brand image yang baik dapat meningkatkan kepercayaan customer terhadap produk kita, salah satu tips penting dari Mr. Wan kepada para bisnis pemula yaitu “Carilah teman yang sering jalan-jalan keluar negeri, kemudian titipkan salah satu produk kita untuk difoto diluar negeri” hal itu dapat membuat produk kita lebih terlihat elegant sehingga customer kita bisa lebih tertarik untuk membeli produk kita.
            Pembicara kedua ada Miss Debby yang merupakan owner dari @trendshion beliau memulai bisnis saat sejak masih duduk dibangku SMA. Salah satu tips bisnis yang sangat penting dari beliau adalah “kita harus punya alasan yang kuat untuk memulai bisnis dan tujuan yang jelas serta tentukan batas waktu dalam bisnis kita” supaya goals kita dalam berbisnis bisa tercapai.
            Pembicara ketiga yaitu Mr. Andrian yang merupakan aluni termuda dari semuanya beliau adalah pemilik dari @mdmdesain_official yang juga punya toko offline untuk perlengkapan ulang tahun dsb. Pesan dari beliau dalam berbisnis adalah “jangan lupa untuk telepon orang tua setiap hari, minta doa restu supaya apa yang kita kerjakan bisa berjalan dengan lancar dan diridhoi Allah”.
            Pembicara keempat ada Mr. Sujat yang merupakan salah seorang yang expert dibidang SEO beliau banyak mencetak generasi pengusaha muda melalui magang internet marketing yang dimentorinya langsung, pesan beliau kepada kita sebagai pemula didunia bsnis yaitu jangan pernah takut untuk memulai hal yang baru dalam berwirausaha, kita harus banyak belajar engenai ilmu internet marketing untuk mengoptiasi produk atau jasa yag kita jual.
Pembicara kelima yaitu Cak Moko yang merupakan digital advertising, yang berpesan kepada kami untuk jadilah seorang pengusaha atau pembisnis bukan pekerja, karena jika kita menjadi pekerja maka ibadah-ibadah kita suit karena dibatasi waktu, tidak mengapa hasil masih sedikit asalkan berkah, karena alupun sedikit kalau erkah maka akan mencukupi semuanya.
Pembicara terakhir yaitu ada Miss Ve yang merupakan owner dari Oemar Event Planner, sosok satu ini sangat inspiratif sekali karena beliau merupakan salah seorang perempuan tangguh yang punya bisnis dengan tujuan menjadi pengaruh perekonomian Islam. Tips bisnis dari beliau adalah :
1.      Harus punya standard an prinsip
2.      Harus punya teman-teman yang lebih hebat dari kita
3.      Punya visi dan misi
4.      Harus mendapatkan lingkungan yang islami untuk mendukung proses hijrah kita
5.      Berahlak dan beradab
Sekian rangkuman dari pertemuan hari pertama matrikulasi Kampus Umar Usman Pekan ketiga, sampai jumpa di hari berikutnya,,

Minggu, 16 September 2018

7 Keajaiban Rezeki

7 Keajaiban Rezeki
Karya Ippho Santosa
Dalam Buku ini ada tujuh poin penting sesuai judulnya yang dijelaskan secara
detail oleh seorang Ippho Santosa untuk mempercepat kesuksesan. Dengan
pendekatan-pendekatan otak kanan dan amalan keseharian yang bisa merubah
bad habits menjadi good habits, ketujuh point penting tersebut yaitu :
1. Sidik jari kemenangan (lingkar keluarga)
2. Sepasang bidadari (lingkar keluarga)
3. Golongan kanan (lingkar diri)
4. Simpul perdagangan (lingkar sesama)
5. Perisai langit (lingkar diri)
6. Pembeda abadi (lingkar diri)
7. Pelangi ikhtiar (lingkar diri)
Dalam buku ini ada tiga pedoman pengaruh yang harus kita kuasai untuk
percepatan kesuksesan yaitu lingkar diri lingkar keluarga dan lingkar sesama.
Jika kita sudah bisa menguasai ketiga lingkar tersebut maka kita akan berhasil
menyentuh lingkar berikutnya yaitu lingkar semesta dan lingkar pencipta.
Dimulai dari poin pertama yaitu sidik jari kemenangan (lingkar diri )
dalam hal ini kita dianjurkan untuk menuliskan semua impian-impian kita dengan penuh keyakinan dan penuh harap kepada sang pencipta bahwa impian
tersebut akan menjadi nyata dengan ikhtiar-ikhtiar yang akan kita usahakan
nantinya.
Poin kedua yaitu, sepasang bidadari (lingkar keluarga) dalam point
kedua ini kita dianjurkan untuk berbakti terhadap kedua orang tua, dan bagi
yang sudah punya pasangan sangat dianjurkan untuk selalu berkomunikasi
dengan pasangan kita dan minta doa restu dari pasangan dan orang tua kita
untuk sesuatu yang akan kita kerjakan. Menyenangkan hati kedua orang tua
dan hati pasangan kita merupakan salah satu kunci keberhasilan kita dalam
melakukan sesuatu dengan niat yang tulus.
Poin ketiga yaitu, golongan kanan (lingkar diri) dalam hal ini kita
dianjurkan untuk mengasah otak kanan kita lebih banyak mendahulukan pola
pikir otak kanan dalam kehidupan sehari-hari dan berani mencoba hal-hal
baru.
Poin keempat yaitu, simpul perdagangan (lingkar sesama) dalam poin
ini kita dianjurkan untuk brdagang dan berjiwa pengusaha supaya kita hidup
tidak selalu bergantung pada orang lain an bisa mandiri, karena jika kita
menjadi seorang pengusaha maka kita bisa mengatur aktu kerja kita sendiri
dan bisa banyak meluangkan waktu kita untuk lebih banyak beribadah dan melakukan kegiatan social lainnya untuk membantu sesama yang
membutuhkan.
Poin kelima yaitu, perisai langit (lingkar diri) dalam point ini ada lima
ruas perisai langit yang harus kita jadikan senjata dalam kehidupan dunia
yaitu :
1. Pemberian
- sedekah
2. Shalat - Shalat dhuha
- Shalat tahajjud
- Shalat taubat
3. Sikap - Tawakkal - Sabar
- Syukur
- husnudzon
4. Perkataan - Zikir
- Istighfar
- shalawat

5. Perbuatan - Berbakti kepada kedua orang tua
- Menikah
- Memiliki keturunan
- Haji - Umrah
- Silaturrahim
- Ikhtiar
- Berdagang
Point keenam yaitu, pembeda abadi (lingkar diri) dalam hal ini kita dianjurkan
untuk mengetahui dan mengasah passion kita masing-masing, dari passion
tersebut pastikan kita bisa menghasilkan sesuatu dan kita bahagia dalam
mengerjakannya. Karena passion kita lah nantinya yang akan menjadi
pembeda abadi dengan orang lain.
Point ketujuh yaitu pelangi ikhtiar (lingkarr diri) dalam poin terakhir
ini, pelangi ikhtiar dihiasi oleh tujuh bias yaitu impian, tindakan, kecepatan,
keyakinan, pembelajaran, kepercayaan dan keikhlasan. Dan untuk
mewujudkan semua cita-cita dan harapan kita maka yang harus kita lakukan
adalah membesarkan impian kita , segera action, jangan takut gagal dan menyempurnakan pelangi ikhtiar kita.