7 Keajaiban Rezeki
Karya Ippho Santosa
Dalam Buku ini ada tujuh poin penting sesuai judulnya yang dijelaskan secara
detail oleh seorang Ippho Santosa untuk mempercepat kesuksesan. Dengan
pendekatan-pendekatan otak kanan dan amalan keseharian yang bisa merubah
bad habits menjadi good habits, ketujuh point penting tersebut yaitu :
1. Sidik jari kemenangan (lingkar keluarga)
2. Sepasang bidadari (lingkar keluarga)
3. Golongan kanan (lingkar diri)
4. Simpul perdagangan (lingkar sesama)
5. Perisai langit (lingkar diri)
6. Pembeda abadi (lingkar diri)
7. Pelangi ikhtiar (lingkar diri)
Dalam buku ini ada tiga pedoman pengaruh yang harus kita kuasai untuk
percepatan kesuksesan yaitu lingkar diri lingkar keluarga dan lingkar sesama.
Jika kita sudah bisa menguasai ketiga lingkar tersebut maka kita akan berhasil
menyentuh lingkar berikutnya yaitu lingkar semesta dan lingkar pencipta.
Dimulai dari poin pertama yaitu sidik jari kemenangan (lingkar diri )
dalam hal ini kita dianjurkan untuk menuliskan semua impian-impian kita dengan penuh keyakinan dan penuh harap kepada sang pencipta bahwa impian
tersebut akan menjadi nyata dengan ikhtiar-ikhtiar yang akan kita usahakan
nantinya.
Poin kedua yaitu, sepasang bidadari (lingkar keluarga) dalam point
kedua ini kita dianjurkan untuk berbakti terhadap kedua orang tua, dan bagi
yang sudah punya pasangan sangat dianjurkan untuk selalu berkomunikasi
dengan pasangan kita dan minta doa restu dari pasangan dan orang tua kita
untuk sesuatu yang akan kita kerjakan. Menyenangkan hati kedua orang tua
dan hati pasangan kita merupakan salah satu kunci keberhasilan kita dalam
melakukan sesuatu dengan niat yang tulus.
Poin ketiga yaitu, golongan kanan (lingkar diri) dalam hal ini kita
dianjurkan untuk mengasah otak kanan kita lebih banyak mendahulukan pola
pikir otak kanan dalam kehidupan sehari-hari dan berani mencoba hal-hal
baru.
Poin keempat yaitu, simpul perdagangan (lingkar sesama) dalam poin
ini kita dianjurkan untuk brdagang dan berjiwa pengusaha supaya kita hidup
tidak selalu bergantung pada orang lain an bisa mandiri, karena jika kita
menjadi seorang pengusaha maka kita bisa mengatur aktu kerja kita sendiri
dan bisa banyak meluangkan waktu kita untuk lebih banyak beribadah dan melakukan kegiatan social lainnya untuk membantu sesama yang
membutuhkan.
Poin kelima yaitu, perisai langit (lingkar diri) dalam point ini ada lima
ruas perisai langit yang harus kita jadikan senjata dalam kehidupan dunia
yaitu :
1. Pemberian
- sedekah
2. Shalat - Shalat dhuha
- Shalat tahajjud
- Shalat taubat
3. Sikap - Tawakkal - Sabar
- Syukur
- husnudzon
4. Perkataan - Zikir
- Istighfar
- shalawat
5. Perbuatan - Berbakti kepada kedua orang tua
- Menikah
- Memiliki keturunan
- Haji - Umrah
- Silaturrahim
- Ikhtiar
- Berdagang
Point keenam yaitu, pembeda abadi (lingkar diri) dalam hal ini kita dianjurkan
untuk mengetahui dan mengasah passion kita masing-masing, dari passion
tersebut pastikan kita bisa menghasilkan sesuatu dan kita bahagia dalam
mengerjakannya. Karena passion kita lah nantinya yang akan menjadi
pembeda abadi dengan orang lain.
Point ketujuh yaitu pelangi ikhtiar (lingkarr diri) dalam poin terakhir
ini, pelangi ikhtiar dihiasi oleh tujuh bias yaitu impian, tindakan, kecepatan,
keyakinan, pembelajaran, kepercayaan dan keikhlasan. Dan untuk
mewujudkan semua cita-cita dan harapan kita maka yang harus kita lakukan
adalah membesarkan impian kita , segera action, jangan takut gagal dan menyempurnakan pelangi ikhtiar kita.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar